Di luar sana…
Di luar sana…
Aku tak tahu bagaimana di luar sana,
Sejak aku lahir, aku selalu di ruang ini
aku hanya bisa memandang keluar
Kata mereka, di luar sana bahaya,
Di luar sana banyak musuhku,
Di luar sana itu bukan tempat untukku
Tapi, beberapa bulan lalu,
aku kedatangan teman,
Yang menempati ruangan sepertiku
berbalutkan anyaman besi,
mencegah diriku untuk keluar
hanya mataku yang seakan bisa keluar
Temanku itu berkata,
Di luar sana adalah kebebasan
Di luar sana bisa menikmati keindahan
Di luar sana bisa mendapatkan banyak teman
Kata-kata itu selalu terngiang di telingaku
Bercampur aduk dengan kata kata lain yang melawannya
Aku tidak tahu diluar sana bagaimana
Hanya mataku bisa memandang, bisa melihat jauh
Tapi tangan dan kakiku serta tubuhku tidak bisa meraih apa yg kulihat
Suatu hari aku berharap, walau itu tidak mungkin,
mungkin hanya sekali dalam hidupku
aku bisa meraba apa yang kulihat selama ini
aku bisa melangkah lebih jauh dan keluar dari anyaman besi ini
